Banjarbaru – Bayubuana Toleu atau akrab disapa Bayu, seorang guru honorer asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengambil keputusan berani dengan hijrah ke Kalimantan Selatan. Ia kini mengabdikan diri sebagai guru Geografi jenjang SMA di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru.
Latar Pendidikan dan Awal Karier
Bayu merupakan lulusan S1 Pendidikan Geografi dari Universitas Nusa Cendana Kupang. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan profesi guru (PPG) di Universitas Negeri Surabaya pada akhir Desember 2024. Pada Januari 2025, ia mulai mengajar sebagai guru honorer IPS di SMP Satap Negeri Sunbaki, Kabupaten TTU, NTT.
Kondisi Gaji Honorer yang Minim
Sebagai guru honorer, Bayu hanya menerima gaji sebesar Rp 250.000 per bulan, yang dibayarkan secara dirapel setiap tiga bulan sekali. Kondisi tersebut tak cukup menutup pengeluaran sehari-hari dan mendorongnya mencari peluang lain detiknews+1.
Penerimaan dan Penempatan di Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat yang didukung pemerintah melalui Kementerian Sosial membuka kesempatan bagi guru bersertifikat PPG untuk diangkat sebagai ASN PPPK jabatan fungsional. Bayu termasuk ribuan pelamar yang lolos seleksi dan ditempatkan di Kalimantan Selatan, meski jauh dari kampung halamannya di NTT. Ia mengaku sempat ragu, namun setelah berdiskusi dengan keluarga akhirnya mantap menerimanya.
Strategi Mengajar Inovatif
Di SRT 9 Banjarbaru, Bayu menggunakan pendekatan digital dalam pembelajaran, memanfaatkan aplikasi dan game edukatif agar suasana kelas tidak monoton. Strategi ini ia terapkan untuk membuat proses belajar mengajar lebih menyenangkan dan efektif.

Menghadapi Tantangan Karakter Siswa
Beragam latar belakang siswa, seperti kebiasaan merokok sebelum masuk asrama, menjadi tantangan. Bayu menanganinya dengan pendekatan sabar, mengajak murid berbicara secara personal agar mereka patuh terhadap aturan sekolah.
Harapan untuk Masa Depan Sekolah Rakyat
Bayu berharap program Sekolah Rakyat dapat terus berjalan dan diperluas agar lebih banyak anak dari keluarga prasejahtera mendapat pendidikan berkualitas. Ia juga berharap pemerintah memfasilitasi alumni Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan atau meraih karier seperti masuk institusi kepolisian atau militer.
Beri Semangat Kami Buat Terus Update
Leave a Reply